Valentine’s Day untuk setiap orang…??

Apakah Valentine’s Day bermakna sesuatu bagi setiap orang? Maksud saya soal peduli dan tidak peduli atau terlibat dan tak terlibat , memperingatinya atau tidak..atau malah ada yg tidak tahu..karena toh ini hanya sebuah budaya impor dunia barat sana yg mengglobal mewabah..dll..dll

Ha..ha..tentunya ada yg ia dan tidak, ada yg setuju dan tidak, pro-kontra wajar.. karena  tentunya kita setuju persoalan kasih sayang tidak hanya dimaknai dengan satu hari peringatan itu dan yg pasti tidak sesempit melihat hanya di kasus melulu persoalan cinta-mencintai  dari pria ke wanita dan sebaliknya. Tapi..whatever..freemind..setiap org bebas memaknainya kok. Perlu digaris bawahi lagi; ini hanya sebuah budaya alias produk peradaban manusia yg setiap waktu bisa diolah dikembangkan, diadaptasi, dirubah dan sebagainya.

(Sebentar..ngomong-ngomong soal bulan Februari, kasian banget ya yg lahirnya tgl 29 Februari ulang tahunnya jadi 4 tahun sekali…kemana yg 3 tahunnya..hi..hi..tiap tahun yg nggak ada tgl 29nya jadi The Missinghuman alias Si orang yg hilang..bukan apa2 karena mungkin saja jumlahnya jutaan di seantero dunia yg lahir ditanggal itu..Waduh gimana ini, sy pikir cacat penanggalan lewat Masehi ini karena coba pake penanggalan Hijriah nggak akan tuh ada tiap tahun tgl yg hilang-Aneh penemu penanggalan ini, kebayangnya dulu cape2 ngitung meres otak lewat peredaran matahari..Eh..satu tanggal aja bisa hilang..wah jadi kemana-mana nih topiknya..ah nevermind ! because i care about it.)

Nyambung lagi, bebas-bebas aja kok memaknai Valentine’s Day ini; karena kita hidup di dunia yg mengglobal (mau ikut global atau nggak juga nggak apa2 kok, karena ini bukan persoalan ritual agama tertentu yg bersumber dari wahyu Tuhan-bukan sesuatu yg private-nggak tahu juga kalau ada yg fanatik sih-tapi bagi saya pribadi; nggak lah netral aja alias biasa-biasa aja-terserah bagi siapa aja yg mau ikutan atau nggak itu urusan mereka)..ok?

Lalu..saya sedang membayangkan hal yang standar kita lakukan adalah berkirim-kirim pesan VD ke org yg katanya dianggap special bagi siapapun di dunia; pacar, teman, tetangga, saudara, istri, suami, anak, klien, kenalan, grup, dan lain-lain dll…

Namun, pernahkan kita melakukan pesan kasih sayang kepada selain itu?

Kepada alam kita; kepada rumput, tanaman, pohon, air, tanah, udara, langit, bumi, matahari , bulan ,bintang, bahkan pada hewan sekitar (selain hewan piaraan kesayangan kita; yg biaya ngurusnya aja mungkin lebih tinggi dibanding sumbangan kita ke mesjid, panti asuhan, anak yatim dll) , kepada semut, cicak, kecoa, tikus, nyamuk, atau malah kepada dunia lain/alam gaib dari bangsa jin (tentunya yg baik2 dan beriman)atau para malaikat? di sekitar kita. Kadang saya juga nggak Ngeh..- padahal Tuhan YME mengajarkan kasih sayang kepada keseluruhan alam semesta; org muslim bilang kita harus menjadi seorang khalifah yg bersifat Rahmatan lil Alamin-Rahmat bagi seluruh Alam. Bukan apa2; kita lupa pada udara yg kita hirup pada air yg kita minum, pada tanah yg kita pijak, bahkan pada semut atau kecoa yg kita bunuh dengan entengnya, pada rumput yg kita injak, pada udara yg kita kotori, pada air yg kita cemari sengaja atau tidak sengaja….

So….peace for All of them.

Lebih jauh dan lebih Agung dari itu, kapan kita berkasih sayang pada Tuhan kita ya.., bagi seorang muslim apakah cukup hanya dengan salat 5 waktu, zakat, puasa, sedekah dll, menjalankan perintahnya dan menjauhi larangannya sekedar menjalankan kewajiban? Coba aja pikir; kita selalu diajarkan untuk ibadah apapun untuk keselamatan kita; dan meminta pada Tuhan untuk keperluan kita! Katanya hidup mati kita untuk Tuhan; tapi dalam doa-doa kita selalu segalanya buat urusan keselamatan dan kelancaran hidup buat kita; lalu…Buat Tuhannya mana? Padahal Tuhan Maha Baik benar mengiming-imingi kita dengan Surga. Sungguh kita nggak benar-benar mengikuti teladan-teladan dari nabi-nabi kita yg bersusah-susah hidup prihatin dengan segala godaan, tantangan yg super susahnya; dan itu baru untuk TUHAN….sampai-sampai nggak peduli pada keselamatannnya dll..menjalani hidup yg sederhana walaupun kemewahan gampang didepan mata tinggal minta pada TUHAN…apalah mau dikata; dengan enaknya kita hidup berlomba lomba kaya-intinya demi kesenangan dan jaminan hidup nyaman di dunia…

Sungguh…kalau ingat pesan Nabi besar kita Muhammad SAW: Menjadi kaya tidak dilarang bagi umatnya…..Haa..haa…justru ini yg banyak diikuti umatnya dibanding meneladani hidup Nabi seutuhnya yg jelas-jelas tidak kaya alias sederhana (rumahnya aja kecil, punya baju cuma berapa) padahal kalau Beliau mau, gampang sekali tinggal meminta kepada Tuhan atau kepada sahabat-sahabatnya waktu itu; sungguh, tapi Beliau tidak!!

Apalagi…jika saya membayangkan; Kalau  jaman dahulu Nabi kita Muhammad SAW menjelang kematian menjemputnya, kekhawatiran yg dia ingat dan ucapkan adalah Ummati…Ummati…Ummati…(Umatku..umatku..umatku), bukan anaknya yg ia sebut, bukan rumahnya, bukan istrinya, bukan temannya, bukan bisnisnya dll….kayaknya jangan sampai kepada kita, saya atau siapapun pas ajal mau menjemput yg diingat dan dikatakan adalah..Gimana bisnisku nantinya, Si anak anu sdh punya rumah belum, Siapa yg ngurus Deposito, Aset anu gimana siapa yg ngurus dll dll….boro-boro mikir umat, mikir Nabinya aja lupa, apalagi mikir Tuhannya?? Mdh2an tidak seperti itu…

Eehh…jadi kemana-mana nih. Ok dech..mdh2an sedikitnya bisa bermanfaat.

peace….

ganz

About aghani

seorang penduduk indonesia, masih muda so pasti, menyukai hal-hal yg kreatif, musik owl city, game, dan hal-hal lain yg menyenangkan. whatever...think creative, be cool, fun & smart ! peace..for the better world!! Lihat semua pos milik aghani

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: